Perbedaan Aged Domain dan Expired Domain, Mana yang Terbaik?

Joko Warino

Perbedaan Aged Domain dan Expired Domain, Mana yang Terbaik

Hingga saat ini masih banyak yang belum tahu apa saja perbedaan Aged Domain dan Expired Domain. Padahal sebelum menggunakan salah satu dari kedua domain tersebut, Anda harus tahu mana yang terbaik.

Apalagi mengetahui yang terbaik termasuk salah satu pertimbangan yang tepat saat membeli domain dengan meminta keuntungan SEO-nya.

Bagaimana cara mempertimbangkan hal tersebut? Berikut ini terdapat penjelasan secara lebih lengkap.

Perbedaan Aged Domain dan Expired Domain

Perbedaan Aged Domain dan Expired Domain dari segi pengertian cukup mudah untuk Anda bedakan. Aged Domain merupakan suatu nama domain yang telah digunakan dalam jangka waktu beberapa tahun.

Umumnya, Aged domain ini termasuk domain yang masa pendaftarannya sudah kadaluarsa dan dibeli oleh pemilik baru. Tujuannya untuk dibangun kembali website yang sudah kadaluarsa tersebut.

Berbeda dengan expired Domain, suatu domain yang sudah melewati domain life cycle registered. Namun, masa aktifnya sudah habis dan pemiliknya belum melakukan perpanjangan dalam periode tertentu.

Jika pemilik domain tidak segera melakukan perpanjangan kembali, maka registry akan merilis ulang domain tersebut. Biasanya registry akan merilis kembali ke publik kemudian dijual kembali.

Biasanya pihak Exabytes Indonesia akan mengirimkan pemberitahuan 60 hari sebelum, 30 hari sebelum serta 7 hari sebelum tanggal expired Domain. Sehingga Anda bisa melakukan perpanjangan domain secara tepat waktu.

Dari penjelasan ini, apakah Anda sudah paham dengan perbedaan Aged Domain dan Expired Domain? Jika sudah berarti bisa lanjut menyimak penjelasan yang lebih dalam.

Kelebihan Aged Domain yang Harus Anda Tahu

Bukan hanya soal perbedaan Aged Domain dan Expired Domain saja.

Namun, Anda juga perlu tahu apa saja kelebihan dari Aged domain itu sendiri seperti penjelasan berikut ini.

1. Domain Authority Tinggi

Kelebihan yang pertama yaitu Aged domain telah terbukti memiliki domain Authority yang lebih tinggi. Hal ini karena terdapat banyak jumlah backlink pada website tersebut.

Bahkan beberapa penggiat SEO percaya bahwa skor domain Authority yang tinggi cukup memberikan pengaruh pada performa website dalam SERPs.

Selain itu, domain Authority yang telah terbentuk bahkan sudah tinggi akan memberikannya dampak positif.

Salah satunya yaitu mesin pencari dan pengguna internet akan semakin mudah untuk menilai bahwa website tersebut cukup kredibel. Hingga pada akhirnya, proses indexing dapat berjalan lebih cepat.

2. Peluang Investasi

Kelebihan Aged Domain selanjutnya dapat menjadi peluang untuk investasi dan menjadi perbedaan Aged Domain dan Expired Domain yang paling mencolok.

Tentunya Aged domain dengan nama unik dan memiliki domain Authority tinggi bisa Anda manfaatkan sebagai investasi.

Mengapa demikian? Karena ini bisa Anda jual dalam waktu yang tepat. Sehingga Anda bisa memperoleh keuntungan yang cukup besar hingga berkali-kali lipat.

3. Sudah Memiliki Profil Backlink

Bukan hanya itu saja, Aged Domain juga memiliki kelebihan lain yaitu telah memiliki profil backlink. Backlink sendiri termasuk salah satu faktor penting dalam upaya dan proses optimasi website.

Mengapa mengetahui perbedaan Aged Domain dan Expired Domain dari segi backlink sangat penting? Karena backlink bisa menjadi tanda bahwa website yang Anda miliki sudah layak dijadikan referensi terpercaya atas suatu topik tertentu.

Maka dari itu, semakin banyak backlink yang Anda peroleh akan membuat website semakin bagus. Selain itu, juga akan mendapatkan semakin banyak sinyal kredibel yang diterima oleh mesin pencari.

Sehingga, kemungkinan website untuk bisa muncul pada halaman awal SERPs semakin besar dengan adanya profil backlink yang baik.

Baca Juga : 12+ Kriteria Backlink Berkualitas dan Tips Mendapatkannya

4. Telah Terindeks Google

Umumnya, Aged domain sudah masuk ke dalam Google Index karena sudah terdapat aktivitas website yang pernah aktif dengan domain tersebut.

Sehingga kesempatan website untuk berkembang lebih baik akan semakin besar.

5. Terhindar Filter Google Sandbox

Salah satu perbedaan Aged Domain dan Expired Domain bisa Anda lihat dari keunggulan Aged Domain yang terhindar filter google sandbox.

Perlu Anda tahu bahwa google memiliki filter yang berfungsi untuk mencegah penyimpangan strategi SEO yang cepat masuk ke hasil pencarian.

Biasanya, yang melakukan hal ini adalah sebuah website dengan domain yang masih baru.

Nantinya filter Google Sandbox akan memberikan penalti, dapat berupa penurunan ranking atau penghapusan URL dalam index.

Jika Anda menggunakan Aged Domain tidak perlu mengkhawatirkan hal ini. Karena pada umumnya, website dengan Aged Daim sudah melewati penilaian dari filter tersebut.

Kekurangan dari Aged Domain

Selain kelebihan, Aged Domain tentu saja memiliki kekurangan yang wajib Anda ketahui. Tentunya ini termasuk ke dalam perbedaan Aged Domain dan Expired Domain.

1. Harga Relatif Mahal

Untuk mendapatkan banyak keuntungan dari penggunaan Aged Domain, Anda harus berani mengeluarkan biaya cukup banyak.

Karena Aged Domain sendiri menggunakan sistem jual beli lelang yang harus ditebus dengan harga cukup mahal.

Apalagi jika Anda ingin mendapatkan Aged domain yang sudah memiliki domain Authority tinggi dan yang bagus. Maka, Anda perlu menawarnya dengan harga yang lebih tinggi lagi.

2. Masih Ada Aged Domain yang Tidak Berkualitas

Hingga saat ini masih ada Aged domain yang tidak berkualitas. Sehingga Anda perlu berhati-hati dan jeli ketika memilih Aged domain yang tepat agar tidak rugi karena mendapatkan yang tidak berkualitas.

Aged Domain yang tidak berkualitas tersebut seperti sudah pernah melakukan spam backlink atau yang lebih parahnya untuk aktivitas ilegal.

Jadi, Anda wajib melakukan pengecekan secara menyeluruh dan memastikan beberapa hal penting.

Hal penting tersebut meliputi pengecekan terhadap umur domain yang harus sesuai dengan kebutuhan.

Anda juga perlu memeriksa history website untuk menghindari pembelian Aged Domain yang pernah melanggar kebijakan google.

Jangan lupa untuk cek backlink yang ada dan pastikan berupa tautan kontekstual yang relevan, bukan spam. Bahkan Anda perlu membedakan antara Aged Domain dan Deleted Domain karena keduanya sangat berbeda.

3. Mendapatkan Nama Domain yang Tidak Sesuai

Perbedaan Aged Domain dan Expired Domain yang ini sering membuat banyak orang resah karena nama domain yang tidak sesuai.

Jadi Anda harus rela jika mendapatkan Aged Domain yang tidak sesuai dengan keinginan atau Niche bisnis.

Kelebihan Expired Domain yang Belum Banyak Orang Tahu

Perbedaan Aged Domain dan Expired Domain yang lainnya juga bisa Anda lihat dari kelebihan Expired Domain berikut ini.

1. Page Rank yang Tinggi

Expired Domain memiliki banyak kelebihan salah satunya yaitu pagerank yang tinggi selama belum ter-reset dari sistem. Sehingga pemilik domain baru akan mendapatkan keuntungan SEO tersebut.

Ini menjadi salah satu hal yang penting karena berdasarkan google page rank termasuk faktor penentu peringkat berdasar algoritma dari google.

2. Harga Lebih Murah

Perbedaan Aged Domain dan Expired Domain yang menonjol yaitu dari segi harga. Aged Domain memiliki harga yang cenderung lebih murah.

Mengapa? Karena secara umur Expired Domain memiliki umur yang tidak selama Aged Domain. Apalagi domain yang statusnya sudah terhapus dari sistem memiliki harga yang sama dengan domain baru.

3. Memiliki Backlink Bagus

Kelebihan Expired Domain yang lainnya yaitu memiliki backlink yang bagus. Sehingga bisa mendukung website untuk bisa berada pada peringkat teratas SERP.

Ini merupakan keuntungan yang akan semakin mempermudah Anda karena tidak perlu lagi membangun backlink dari awal untuk upaya link building.

Kekurangan Expired Domain

Kelebihan Expired Domain dalam penjelasan sebelumnya memang bisa membuat Anda cukup yakin untuk memilih domain tersebut.

Namun, Anda juga perlu mempertimbangkannya secara matang dengan melihat kekurangan Expired Domain.

1. Nama Domain yang Tersedia Terbatas

Perlu Anda tahu bahwa Expired Domain menyediakan nama domain yang terbatas.

Sehingga Anda akan cukup kesulitan untuk mencari nama Expired Domain yang cocok dengan bisnis.

2. Umur Domain Direset

Perbedaan Aged Domain dan Expired Domain yang cukup meresahkan dapat Anda lihat dari segi umur domain. Pada dasarnya, Expired Domain jika tidak yang memperpanjang, maka umurnya akan tereset.

Sehingga Anda tidak bisa mendapatkan keuntungan SEO dari Expired Domain tersebut.

3. Expired Domain Pernah Digunakan untuk Bisnis Ilegal

Anda harus lebih teliti agar tidak menemukan expired Domain yang pernah digunakan untuk bisnis ilegal sebelumnya.

Bisa saja saat Anda gunakan website langsung terkena banned karena tercatat sebagai platform ilegal dalam berbisnis.

Maka dari itu Anda harus pandai dsl memilih Expired Domain yang baik.

Situs Penyedia Aged Domain dan Expired Domain

Bukan cuma soal perbedaan Aged Domain dan Expired Domain saja. Namun, Anda juga bisa mengetahui situs yang menyediakan kedua domain tersebut.

  • Registercompass.com.
  • Expireddomain.net.
  • Domcop.com.
  • Moonsy.com.
  • Domaincoaster.com.
  • Domainhq.co.id.
  • Odys.global.
  • Freshdrop.com.

Cara Mendapatkan Aged Domain Berkualitas Tinggi

Perbedaan Aged Domain dan Expired Domain mengharuskan Anda untuk berusaha mendapatkan Aged Domain berkualitas tinggi dengan cara berikut.

1. Cari Domain Secara Manual

Pertama, Anda perlu mencari Aged Domain dengan cara manual agar mendapatkan yang berkualitas. Cara ini tentunya membutuhkan sebuah ketekunan yang sangat ekstra.

Cara mudahnya, Anda juga bisa membaca dan mencari tahu terlebih dulu terkait website yang pernah aktif melakukan blog.

Lakukan pengecekan secara seksama, jika belum digunakan orang lain maka Anda bisa daftar ulang domain tersebut.

Lihat juga reputasi off page Aged Domain itu sendiri karena termasuk perbedaan Aged Domain dan Expired Domain yang sering diabaikan.

Ketika sudah mengetahui semuanya termasuk reputasi domain tersebut, Anda bisa mengambil keputusan untuk membeli atau tidak.

2. Cek Umur Domain

Cek umur domain menjadi salah satu hal yang tidak boleh Anda lewatkan sebelum memilih Aged Domain yang tepat. Karena domain yang umurnya semakin lama, masak reputasinya akan semakin bagus.

Cek umur domain bisa menggunakan bantuan dari website lookup.icann.org. Jika umur domain sudah sesuai dengan kriteria, maka tidak perlu berpikir lama Anda bisa langsung menggunakannya.

3. Membeli Website atau Blog Orang Lain

Agar bisa mendapatkan domain yang berkualitas, Anda bisa membeli website atau blog milik orang lain. Anda bisa mengecek Ads.id atau forum jual beli blog lainnya.

Biasanya ada banyak yang menjual domain berumur dan pastinya memiliki reputasi yang baik. Jika Anda sudah menemukan domain yang bagus, bisa membelinya dengan perantara pihak ketiga atau rekber.

Rekber sendiri akan membantu meminimalisir resiko terkena penipuan oleh penjual yang tidak bertanggungjawab.

4. Gunakan Website atau Layanan Khusus

Bila perlu Anda juga bisa menggunakan website atau layanan khusus untuk mencari Aged domain berkualitas.

Namun sebelum itu, Anda juga harus tahu perbedaan Aged Domain dan Expired Domain agar lebih mudah melakukan pembelian.

Rata-rata layanan yang seperti ini bisa memberikan hasil yang sesuai dengan ekspektasi.

5. Mencari Tahu Sejarah dari Aged Domain

Sebelum membeli domain, jangan lupa untuk mencari tahu sejarah dari Aged Domain itu sendiri menggunakan website archive.org.

Cara ini akan membuat Anda harus melakukan pengecekan secara rutin agar mengetahui secara lebih jelas terkait data satu persatu.  Mengingat data yang ada akan terus mengalami perubahan baik setiap bulan maupun tahun.

Baca Juga : Mengapa Expired Domain Bisa Menjadi Investasi Berharga?

Cara Mendapatkan dan Menggunakan Expired Domain

Jika dari perbedaan Aged Domain dan Expired Domain tetap membuat Anda memilih Expired Domain, maka harus memperhatikan cara mendapatkannya seperti.

1. Periksa Apakah Pernah Terjadi Spam pada Domain

Cara mendapatkan Expired Domain berkualitas yang pertama adalah dengan memeriksa apakah pernah terjadi spam pada domain tersebut.

Pastikan tidak pernah terjadi spam oleh pemilik sebelumnya karena dapat memberikan pengaruh buruk terhadap website Anda nantinya.

Anda bisa menggunakan Wayback untuk menentukan Expired Domain yang bersih dari spam.

Nantinya Wayback akan mencatat snapshot dari page-page sebelumnya serta melihat sekilas konten agar mengetahui apakah terjadi spam pada website tersebut.

2. Periksa Backlink Domain

Perbedaan Aged Domain dan Expired Domain memang sudah seharusnya Anda ketahui. Jika akhirnya Anda memilih Expired Domain, maka pastikan untuk memeriksa backlink Domain tersebut.

Periksa apakah backlink tersebut mengandung spam atau tidak dengan cara memeriksa profile backlink secara satu persatu. Tentunya dengan menggunakan bantuan beberapa tools dari internet.

Biasanya akan ada dua pilihan opsi dalam tools tersebut yaitu new index dan historic index. Pilih historic index untuk mulai mengecek detail backlink.

Dari sini, Anda bisa menemukan backlink apa saja yang mengarah ke Expired Domain tersebut. Anda juga bisa mengetahui apakah backlink tersebut mengandung spam atau tidak.

3. Cek Metrik Expired Domain

Cara terakhir yang perlu Anda lakukan adalah mengecek metrik Expired Domain untuk mengukur kekuatan peringkatnya.

Memastikan domain tidak memuat spam saja memang belum cukup karena masih perlu memastikan domain tersebut memiliki minimal 20 metrik authority.

Apabila matrik authority domain tersebut masih kurang dari 20, maka domain belum sepadan dengan harganya. Meski Anda hanya perlu membayar harga domain tersebut dengan melakukan registrasi harga normal.

Ingat bahwa otoritas domain yang tinggi sangat penting dan menjadi salah satu perbedaan Aged Domain dan Expired Domain yang mencolok. Ini juga menjadi salah satu alasan mengapa kebanyakan blogger lebih suka membeli Expired Domain.

Lalu bagaimana cara cek domain yang memiliki otoritas tinggi? Sebenarnya caranya cukup mudah. Anda hanya perlu menggunakan beberapa tools yang tersedia dari internet saja.

Ada banyak tools yang tersedia seperti Small SEO Tools atau MOZ dan Open Site Explorer. Tools ini tentu akan sangat membantu Anda dalam menentukan suatu domain memiliki nilai authority yang tinggi.

Biasanya beberapa blogger lebih suka menggunakan MOZ karena lebih mudah. Selain itu, MOZ termasuk institusi pencetus algoritma Domain Authority.

Menurut Anda dari perbedaan Aged Domain dan Expired Domain tersebut, mana yang akan Anda pilih? Apapun yang akan Anda pilih selalu perhatikan beberapa poin-poin penting dalam penjelasan tersebut.

Baca Juga : 5+ Cara Meningkatkan Domain Authority (DA) Untuk Pemula

Bagikan:

Tags

Joko Warino

Seorang blogger yang mendalami dunia SEO (Search Engine Optimization) dari tahun 2012 hingga saat ini dan terus belajar memahami perkembangan logaritma yang terus di update oleh Google.

Tinggalkan komentar